Perpanjangan Kontrak Marc Marque di Ducati Dikabarkan Memuat Klausul Pemutusan Setelah Tahun Pertama
Jakarta, Jurnalis169.com - Perpanjangan kontrak Marc Marquez bersama Ducati telah resmi dikonfirmasi. Kesepakatan tersebut mengungkap sejumlah detail penting yang menunjukkan pendekatan hati-hati dari kedua pihak, terutama di tengah kondisi fisik Marquez yang masih menjadi perhatian.(26/8/2026)
Pengamat MotoGP senior, Carlo Pernat, mengungkap dalam siaran langsung di kanal YouTube MotoGP-Reload bahwa kontrak berdurasi 2 tahun tersebut pada praktiknya disusun dengan format 1+1, dengan klausul penting yang memungkinkan pemutusan kontrak setelah tahun pertama.
Klausul tersebut memberi Marquez hak untuk mengakhiri kerja sama jika kondisi fisiknya membuatnya tidak mampu bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
Pernat menilai kontrak tersebut cukup adil dan fleksibel, sekaligus mencerminkan pendekatan realistis Ducati.
“Jika setelah 1 tahun kondisi fisiknya tidak cukup baik untuk bersaing memperebutkan gelar, dia memiliki kebebasan untuk pergi. Itu hal yang wajar,” ujar Pernat.
Menurutnya, Ducati juga telah memikirkan regenerasi tim dengan mempersiapkan generasi baru. Salah satunya melalui kehadiran Pedro Acosta sebagai rekan setim Marquez, ditambah talenta muda seperti Fermin Aldeguer dan Nicolo Bulega.
Pernat juga membela keputusan Ducati untuk memperpanjang kontrak Marquez. Ia menilai kesepakatan tersebut memberikan keuntungan bagi kedua pihak.
“Ini adalah kontrak yang sangat adil. Ducati tidak punya pilihan selain memperpanjang kontraknya selama 2 tahun. Tentu saja, jika Marc tidak mampu tampil kompetitif, wajar jika dia dibebaskan dari kontrak. Begitu pula Ducati memiliki hak untuk melepasnya. Namun, mereka memang tidak memiliki alternatif yang masuk akal selain memperpanjang kontraknya,” jelasnya.
Post a Comment