Gibran Menjadi Pusat Perhatian Saat Pelantikan Kepala BGN di Istana Negara
Presiden Prabowo bersama Gibran memasuki ruang utama Istana Negara sekitar pukul 15.09 WIB. Sepanjang acara, Gibran mengikuti jalannya pelantikan hingga pengambilan sumpah jabatan, kemudian turut memberikan ucapan selamat kepada Sudaryono.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Prof Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.
Momen berdirinya Gibran di samping Ketua MPR ini muncul hanya beberapa hari setelah posisinya dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 20 Juli 2026 memicu perhatian publik.
Saat itu, Gibran tidak duduk di samping Presiden sebagaimana biasanya, melainkan sejajar dengan para menteri, tepat di samping Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberikan klarifikasi resmi terkait posisi duduk Gibran. Ia menegaskan bahwa perubahan tata letak meja sidang murni karena kebutuhan teknis operasional, bukan karena adanya keretakan politik
"Kalau saudara-saudara kemarin perhatikan adalah bapak presiden berada di tengah-tengah. Dan kalau yang dipertanyakan adalah posisi dari bapak wakil presiden, kalau menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata, tidak ada hal-hal lain yang mungkin perlu dikhawatirkan," ujar Prasetyo.
Post a Comment