UGM Akui Skripsi Jokowi Didigitalkan Lebih Dulu Bentuk Kebanggaan Atas Alumninya Ada Yang Menjadi Presiden
Jakarta, Jurnalis169.com - Universitas Gajah Mada (UGM) mengakui skripsi Joko Widodo didigitalkan lebih dahulu dibanding skripsi rekan-rekan seangkatannya sebagai bentuk kebanggaan institusi karena salah satu alumninya menjadi Presiden Republik Indonesia.
Penjelasan tersebut disampaikan Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Ir. Sigit Sunarta, dalam klarifikasi yang tayang di akun YouTube UGM pada 22 Agustus 2025.
Sigit menjelaskan, proses digitalisasi skripsi di UGM pada dasarnya dilakukan secara bertahap dan berurutan, dimulai dari angkatan yang lebih baru karena dokumennya telah tersedia dalam bentuk digital atau soft file.(8/8/2026)
Namun demikian,skripsi Joko Widodo yang merupakan mahasiswa angkatan 1980 dan lulus pada 1985 didigitalkan lebih awal ketika Jokowi menjabat sebagai presiden dan dijadwalkan mengunjungi Fakultas Kehutanan UGM.
"Kita sebagai sebuah institusi pendidikan yang kebetulan alumninya itu menjadi orang nomor satu di Indonesia tentu punya rasa kebanggaan," kata Sigit.
Sigit mengatakan pihak fakultas kemudian mengunggah skripsi Joko Widodo ke Electronic Theses and Dissertations (ETD) sebagai wujud kebanggaan tersebut.
Ia selanjutnya juga mengungkapkan bahwa ketika isu dugaan ijazah palsu mencuat pada April, proses digitalisasi skripsi secara normal di Fakultas Kehutanan UGM baru mencapai alumni angkatan 1990. "Baru pada sampai tahun 1990 pas angkatan saya,,nah sementara skripsinya Pak Joko Widodo itu duluan khusus ya, karena memang alasannya yang saya sampaikan," katanya.
Post a Comment