Detik-detik Ombudsman Dihadang Oleh Gerombolan Diduga Para Petugas Dari Lapas Cibinong Saat di Sidak.


Bogor, Jurnalis169.com - Lembaga dari Ombudsman Republik Indonesia (RI) diduga berhasil menemukan sejumlah fasilitas yang berstandar apartemen di kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, saat sidak ke sebauh lapas tersebut.

Sebuah fasilitas tersebut berada di dalam wilayah kawasan belakang lapas dan terpisah dari blok hunian warga binaan pada umumnya

"Bagus, bagus sekali. Standar apartemen. Artinya walaupun kecil-kecil dan dalam kelengkapannya semua ada. Kelengkapan alat rumah tangga semua ada," kata Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin, dilansir dari Antara, Rabu, 23 September 2026

Temuan itu diperoleh dalam inspeksi mendadak (sidak) kedua Ombudsman ke Lapas Cibinong sepanjang 2026. 

Sidak pertama dilakukan pada Juli, namun Ombudsman mengaku tidak diperkenankan masuk untuk melakukan pemeriksaan.

Pada sidak kedua, Ombudsman kembali mengaku tidak mendapatkan akses masuk meski telah membawa surat resmi dan menggunakan atribut lembaga. 

Tim kemudian dapat memasuki dan memeriksa sejumlah bagian kawasan lapas setelah sempat terlibat cekcok dan aksi saling dorong dengan petugas keamanan yang menghalangi akses mereka.

"Tentu kami semakin bertanya, ada apa kok kami dihalang-halangi. Setelah ketemu di sana, ternyata banyak sekali rumah yang diduga narapidana ada di dalam sana," ujarnya.

Fikri menyebut Ombudsman menemukan lebih dari 10 kamar yang tersebar di beberapa bagian. 

Diketahui sejumlah fasilitas dilengkapi ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga perlengkapan memasak

Anggota Ombudsman Syafrida Rachmawati Rasahan menjelaskan tim menemukan sejumlah bangunan di kawasan belakang lapas. Termasuk deretan kamar di sekitar rumah dinas kepala lapas.

Menurut Syafrida, petugas Lapas Cibinong menyebut bangunan tersebut sebagai tempat istirahat petugas. 

Namun, Ombudsman masih mempertanyakan fungsi sebenarnya fasilitas itu.

"Pengakuannya tadi untuk petugas, tapi secara fasilitas itu bukan untuk petugas, saya bisa pastikan," ujarnya

Tim Ombudsman juga mengaku menemukan minuman beralkohol di salah satu kulkas serta sejumlah botol minuman beralkohol di tempat pembuangan sampah kawasan lapas. 

Namun, Ombudsman belum dapat memastikan siapa pemilik maupun pengguna minuman tersebut.
Diberdayakan oleh Blogger.