Nasib Pengungsi Papua Mengkhawatirkan! Komnas HAM Desak Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Jakarta, Jurnalis169.com - Lembaga Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendorong percepatan penanganan pengungsi internal di Papua melalui penguatan koordinasi antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
Isu mendesak ini menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan Komnas HAM bersama Panitia Khusus (Pansus) Papua DPD RI di Jakarta pada Kamis (3/9).
Ketua Tim Papua Komnas HAM, Atnike Nova Sigiro, menegaskan bahwa penanganan pengungsi internal akibat konflik bersenjata dan kekerasan harus dilakukan dengan cepat. Langkah ini sangat krusial guna mencegah hilangnya masa depan generasi muda dan Orang Asli Papua (OAP).
Konflik bersenjata tercatat memicu gelombang pengungsian di sejumlah wilayah dengan intensitas konflik tinggi, seperti Kabupaten Yahukimo, Mimika, dan Nabire.
Kondisi pengungsian juga dinilai berpotensi kuat menghambat akses masyarakat terdampak terhadap pemenuhan pelayanan dasar, mulai dari fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga mata pencaharian.
Oleh sebab itu, Komnas HAM mendorong Pansus Papua DPD RI untuk memperkuat koordinasi lintas sektor demi mengatasi persoalan ini.
Selain masalah pengungsian, pertemuan yang dihadiri jajaran Komnas HAM dan Ketua Pansus Papua DPD RI Yorrys Raweyai tersebut turut membahas efektivitas kelembagaan, Proyek Strategis Nasional (PSN), serta penguatan tanggung jawab negara dalam perlindungan HAM.
Kedua pihak berkomitmen melanjutkan sinergi strategis demi terciptanya kondisi yang kondusif dan perdamaian di tanah Papua.
Post a Comment