Setelah Erupsi Muncul Fenomena 'Telor Ceplok' di Gunung Anak Krakatau, Petanda Apa Itu?

Banten, Jurnalis169.com - Sebuah kondisi  Gunung Anak Krakatau saat ini dikabarkan semakin membaik setelah erupsi besar pada 3 September 2026. Saat ini, hanya ada aktivitas kegempaan dan asap putih sebagai sisa erupsi. Di area Gunung Anak Krakatau muncul fenomena ‘telor ceplok’, yang terlihat dalam video di Instagram @wxchasing.

Dalam video tersebut, Gunung Anak Krakatau tampak tenang setelah erupsi yang menyebabkan sebaran abu vulkanik ke beberapa provinsi seperti Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jakarta, dan Jawa Barat.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Suwarno, menjelaskan bahwa fenomena ini adalah hal wajar setelah erupsi. ‘Telor ceplok’ tersebut adalah air yang tercampur belerang. Suwarno mengatakan bahwa tidak semua gunung berapi menunjukkan fenomena serupa.

Fenomena di Gunung Anak Krakatau disebabkan oleh kontaminasi dinding kawah. Meskipun erupsi sudah berhenti, aktivitas kegempaan masih terjadi, dengan gempa frekuensi rendah dan gempa tektonik yang tercatat pada (19/9/2026)
Diberdayakan oleh Blogger.