Seorang Perwira TNI Kini Ditahan Terkait Diduga Adanya Tempat Markas Judol di Komplek Cijantung, KSAD Maruli: Kita Sudah Amankan

Jakarta, Jurnalis169.com - Kepala Staf dari Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat ini telah memastikan akan menindak tegas prajurit yang terbukti terlibat dalam kasus dugaan markas judi online (judol) di rumah dinas Kompleks Perumahan komplek Angkatan Darat (KPAD) Cijantung, Jakarta Timur. 

Seorang diduga Perwira yang menempati di rumah tersebut kini telah ditahan Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya untuk menjalani proses pemeriksaan.pada Jum,at (9/10/2026)

"Orang yang menyewakan tempat tersebut ya kemungkinan dia tahu. Kita sudah tahan, sudah di Pom sekarang. Sudah kita terus selidiki, dan perlu waktu lah untuk meyakinkan," kata Maruli kepada wartawan di Mabesad, Jumat (9/10/2026).

Maruli menyatakan bahwa TNI AD tidak akan melindungi prajurit yang terbukti terlibat dalam aktivitas tersebut. Dia menyebut kasus itu memalukan bagi institusinya.

"Tapi yang jelas enggak mungkin lah kita melindungi yang seperti itu, ya. Ini justru hal yang sangat memalukan buat kami, ya," ujarnya.

Dia menjelaskan, pengungkapan dalam kasus tersebut berawal dari kepedulian warga di sekitar lingkungan perumahan yang mencurigai aktivitas di rumah tersebut. 

Warga kemudian melakukan penggerebekan tanpa sepengetahuannya.

"Saya pikir, ya kalau masyarakat sekitar ikut merasa mengamankan, saya pikir bagus kan jadinya, ya," katanya.
Diberdayakan oleh Blogger.