Pihak Istana Pertanyakan Tujuan Listyo Sigit Dkk Sadap Presiden Prabowo Beserta Tokoh Lainnya
Jakarta, Jurnalis169.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, saat ini mengaku pemerintah masih bertanya-tanya tentang mengenai motif serta tujuan dugaan tindak penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret nama mantan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka.
"Belum, belum, tetapi bahwa ada proses dan ini kepala negara ya, kepala negara kemudian di situ juga ada para menteri, kemudian lanjut dilaporkan juga ada pimpinan partai termasuk tokoh-tokoh ormas, ini tentunya dari niatan kan sudah kita juga membuat kita juga bertanya-tanya sebagaimana ditanyakan ini tujuannya untuk apa, tapi secara lengkap dan detail itu kita tunggu dari proses penyidikan," ujar Pras kepada wartawan di Istana, Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Pras juga menyebut penyadapan tersebut tidak hanya menyasar Prabowo, tetapi juga sejumlah menteri, pimpinan partai politik, hingga tokoh organisasi masyarakat (ormas).
Ia juga bahkan sudah menilai aksi penyadapan itu mengarah pada perbuatan makar dan dapat membahayakan keselamatan negara serta pimpinan negara.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan tiga jenderal yaitu Listyo, Irjen Pol Eko Hadi Santoso dan Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution sebagai tersangka dugaan penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Prabowo. Aksi tersebut diduga berlangsung pada 2025-2026 tanpa kaitan dengan penegakan hukum.
Post a Comment