BMKG Ungkap Jakarta Akan Potensi Terdampak Tsunami Akibat Gempa Megathust

Jakarta, Jurnalis169.com - Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wijayanto mengungkap wilayah Jakarta berpotensi terdampak gempa megathrust karena posisinya yang berdekatan dengan zona aktif tersebut.

Salah satu skenario yang disebutnya adalah gempa dengan magnitudo maksimum 8,9 yang dilepaskan di Selat Sunda. Jika ini terjadi, tsunami diperkirakan bisa menjalar hingga ke Jakarta, meski dengan ketinggian yang jauh lebih rendah dibanding wilayah Jawa Barat atau Banten, yaitu hanya sekitar 0,5 meter.

Selain ancaman tsunami, Wijayanto menjelaskan gempa besar juga dapat menimbulkan guncangan dengan intensitas 6-7 MMI. Dampaknya berpotensi lebih besar di Jakarta karena kepadatan penduduknya, ditambah kedekatan wilayah ini dengan zona sesar aktif seperti Sesar Cimandiri di Bogor.

Secara umum, ia menyoroti 2 dampak utama megathrust: tsunami yang dipicu pergeseran dasar laut dan guncangan kuat yang berpotensi merusak infrastruktur maupun bangunan, bahkan memicu tanah longsor hingga kebakaran. 

Wijayanto menegaskan BMKG telah memiliki sistem peringatan dini tsunami yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat terkait langkah yang perlu diambil jika bencana benar-benar terjadi.pada Selasa (1/9/2026)
Diberdayakan oleh Blogger.