Cerita Kisah Sultan Abdülhamit II Tentang Satu Malam Tanpa Sholawat
Jakarta, Jurnalis169.com - Kisah cerita sosok Sultan Abdülhamid II sebagai pemimpin Kekhalifahan Utsmaniyah, dikenal bukan hanya karena kecerdasan politiknya, akan tetapi juga karena kesalehan yang mendalam. (5/8/2026
Di tengah tumpukan berkas negara yang harus diselesaikan, beliau memiliki satu kebiasaan agung yang tak pernah ditinggalkan: membaca shalawat kepada Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam setiap malam karena itu adalah penenang jiwanya.
Suatu malam, Sultan bekerja lebih keras dari biasanya untuk rusan kekhalifahan yang genting menuntut perhatian penuh dari dirinya.
Selanjutnya dirinya terus membungkuk di atas meja kerjanya hingga fajar menjelang. Kelelahan yang luar biasa akhirnya merenggut kesadaran beliau.
Sultan tertidur pulas di meja kerjanya, dan untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, kebiasaan agungnya terlewatkan.
Dirinya tiba tiba lupa akan bershalawat kepada kekasihnya dan kecintaannya kita semua : Rasulullah Shalallahu alayhi wasallam.
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali, orang kepercayaan Sultan, Tahsin Paşa, datang dengan wajah bingung. Ia melaporkan bahwa ada seorang pedagang miskin bernama Faisal yang membuat kegaduhan di gerbang istana."Ampun Tuanku, pedagang itu bersikeras, ia bilang Tuanku punya utang besar padanya dan harus segera dibayar!" lapor Pasha.
Post a Comment