Arab Saudi Memasuki Musim Gugur di Bulan September, Suhu Mulai Berangsur Lebih Sejuk Hingga November
Arab Saudi, Jurnalis169.com - Sebuah informasi mulai 1 September 2026, Arab Saudi memasuki musim gugur secara meteorologis, yang menandai berakhirnya musim panas dan dimulainya masa transisi menuju cuaca yang lebih sejuk. Musim ini berlangsung hingga akhir November.
Namun, masuknya musim gugur bukan berarti suhu langsung turun drastis. Menurut Barjas Al-Fulaih, anggota AFAQ Society for Astronomy, kondisi cuaca pada masa transisi ini justru dapat berubah-ubah, dengan suhu yang perlahan mulai lebih moderat.
Perubahan cuaca tersebut akan semakin terasa dan kondisi lebih sejuk diperkirakan mulai terlihat jelas pada November.(3/9/2026)
Menariknya, September masih tergolong bulan yang panas. Berdasarkan catatan iklim, September secara historis menjadi bulan ke-4 terpanas di Arab Saudi sekaligus salah satu bulan dengan curah hujan paling rendah dalam setahun.
Sebuah data NCM periode 1991–2020 mencatat rata-rata suhu September mencapai 30,8°C, dengan rata-rata suhu maksimum 38,3°C.
Karena wilayah Arab Saudi sangat luas dan memiliki kondisi geografis yang beragam, perubahan cuaca juga tidak terjadi secara seragam.
Pada paruh pertama September, sejumlah wilayah masih dapat mengalami perubahan cuaca dan fluktuasi suhu yang cukup cepat.
Jadi, meski kalender meteorologis sudah memasuki musim gugur, panas di Tanah Suci belum serta-merta berakhir.
Justru pada bulan September menjadi fase peralihan sebelum udara yang lebih sejuk semakin terasa menjelang November.
Post a Comment