Mahfud MD Soroti Marak Keracunan MBG: Kalau Berkelanjutan Itu Artinya Kesengajaan

Jakarta, Jurnalis169.com - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD menilai kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berulang adalah persoalan serius. "Kalau berkelanjutan sampai 50.000 hanya dalam beberapa bulan ini, itu artinya kesengajaan," ujarnya tegas, Selasa (8/9/2026).

Mahfud menyoroti sistem kontrak dengan 27.000 penyedia makanan yang masih berjalan. 

Selanjutnya ia juga menilai kapasitas dapur yang melayani hingga 2.000 porsi per hari perlu diawasi ketat, mulai dari bahan pangan, pengolahan, hingga distribusi.

Ia mendesak pemerintah berani menghentikan kontrak bermasalah meski berisiko menimbulkan konsekuensi anggaran. "Daripada dibiarkan tapi bermasalah terus, ancaman keracunan akan terus terjadi," tegasnya.

Sebagai alternatif, Mahfud mengusulkan dapur berbasis sekolah dan desa dengan melibatkan koperasi. Pola ini memungkinkan bahan pangan diperoleh langsung dari petani dan peternak setempat, sekaligus memperpendek rantai distribusi.

Mahfud menekankan keamanan pangan harus jadi prioritas utama. "Ini bukan lagi soal gengsi program politik, melainkan hak hidup anak Indonesia," ujarnya.
Diberdayakan oleh Blogger.