Ternak Cacing Raup Ratusan Juta, Bisinis Yang Menjijikan Tapi Sangat Menjanjikan

Jakarta, Jurnalis169.com - Banyak orang menganggap cacing hanya hewan kecil yang menjijikkan dan tidak memiliki nilai. Namun, di tangan Pak Rofik, cacing justru berubah menjadi bagian dari bisnis yang menghasilkan melalui Cacing ANC IBS Farm.(5/9/2026)

Bermula dari keinginan memanfaatkan lahan bawah pohon mahoni seluas 10 hektare yang sulit digunakan untuk pertanian, Pak Rofik menemukan bahwa kondisi teduh tersebut justru cocok untuk budidaya cacing ANC. 

Dari sinilah muncul ide untuk mengubah sesuatu yang dianggap tidak berguna menjadi peluang usaha.

Menariknya, usaha ini tidak berdiri sendiri. Cacing dimanfaatkan untuk mengolah berbagai limbah, mulai dari kotoran sapi, limbah kulit nanas, hingga limbah pabrik gula. 

Limbah yang sebelumnya menjadi masalah justru menjadi pakan alami, lalu diubah menjadi pupuk organik bernilai tinggi.

Awalnya, ternak cacing ini dibuat bukan untuk mencari keuntungan, melainkan sebagai solusi untuk menyediakan pakan alami bagi ternak lele dan belut. 

Namun setelah dijalankan, ternyata cacing memiliki pasar tersendiri. Dari yang awalnya hanya bagian kecil dari usaha, cacing justru menjadi sumber pendapatan baru dengan harga jual sekitar 20 ribu per kilogram.

Bagi Pak Rofik, keberhasilan usaha bukan hanya tentang berapa banyak keuntungan yang didapat. Hal yang paling penting adalah bagaimana usaha tersebut bisa memberikan manfaat, membuka lapangan pekerjaan, dan menciptakan peluang baru. 

Karena terkadang, ide bisnis terbaik bukan datang dari sesuatu yang besar, tetapi dari kemampuan melihat nilai di balik hal yang sering diabaikan.
Diberdayakan oleh Blogger.