Berawal Saat Bonceng Tiga, Dua Wanita di Amankan Polsek Tamansari Diduga Kedapatan Sembunyikan Obat Keras

Jakarta, Jurnalis169.com - Sejumlah Dua wanita yang berinisial DA dan LN hanya bisa tertunduk lesu saat dibawa ke Mapolsek Tamansari, Jakarta Barat .

Keduanya tak berkutik saat kedapatan diduga membawa sejumlah obat keras tak berizin ketika polisi melaksanakan operasi kepolisian di Jalan Tamansari Raya pada Rabu (14/10/2026) dini hari.

Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah pil berbahaya seperti Tramadol, Trihexyphenidyl, dan Hexymer.

Modusnya, sebagian obat keras tersebut sengaja disimpan di dalam botol permen untuk mengelabui petugas, sementara sisanya ditemukan di dalam tas.

Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Bobby M Zulfikar, menjelaskan pengungkapan ini bermula ketika anggotanya tengah menggelar patroli dengan sasaran pelaku kejahatan dan penyalahgunaan narkoba.

Petugas kemudian menaruh curiga pada sebuah sepeda motor Honda Beat yang berboncengan tiga orang pada dini hari tersebut dan memutuskan untuk menghentikannya.

Setelah memperkenalkan diri, petugas langsung melakukan pemeriksaan serta penggeledahan badan dan barang bawaan.

"Dua perempuan yang diamankan masing-masing berinisial DA dan LN. Sementara itu, seorang pria berinisial R diperiksa sebagai saksi dalam perkara tersebut," ujar Kompol Bobby saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).

Dari hasil penggeledahan, dari tangan DA disita 3 butir pil Tramadol, 3 butir Hexymer, dan 8 butir Trihexyphenidyl yang disimpan di dalam botol permen di dalam tasnya.

Kemudian, dari tangan LN ditemukan 3 butir pil Tramadol yang disimpan di dalam tas, beserta satu unit telepon genggam.

Selain obat-obatan dan ponsel, petugas turut mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat yang digunakan ketiganya saat berkendara.

Berdasarkan pemeriksaan awal, DA mengaku mendapatkan obat-obatan tersebut dari seorang pria berinisial U yang kini telah ditetapkan sebagai buronan dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Adapun LN mengaku membeli Tramadol dari seorang perempuan berinisial L yang juga masih dalam pengejaran petugas.

"Keterangan dari kedua pelaku saat ini tengah didalami oleh penyidik untuk membongkar jaringan serta menelusuri pemasok utama obat keras tanpa izin edar tersebut," kata Bobby.
Diberdayakan oleh Blogger.