Era Baru di Kepolisian RI: Jenderal Suyudi Ario Seto Komitmen Hapus Jalur Titipan dan Benahi Untuk SDM Polri
Jakarta, Jurnalis169.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yang resmi dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Mengusung dalam semangat pembenahan internal yang mendalam, Kapolri baru langsung menyoroti salah satu isu paling krusial yang selama ini menjadi sorotan publik: proses rekrutmen dan pembinaan sumber daya manusia (SDM).(9/10/2026)
Dalam arahannya, Jenderal Suyudi dengan tegas menyatakan komitmennya untuk dapat membersihkan institusi Polri dari sebuah praktik-praktik tidak sehat yang kerap bisa dapat mencoreng proses seleksi, seperti jalur titipan, transaksi bawah tangan, hingga praktik sponsorship. Langkah ini diambil agar masa depan Korps Bhayangkara diisi oleh personel yang benar-benar berlandaskan prestasi, integritas, dan kompetensi murni.
Pembenahan sistem rekrutmen ini merupakan bagian integral dari enam program prioritas transformasi Polri yang dicanangkan di bawah kepemimpinan Suyudi Ario Seto.
Adapun fokus utama program tersebut mencakup penguatan kelembagaan untuk struktur organisasi yang lebih sangat adaptif, transformasi SDM dan rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis, peningkatan kualitas pelayanan publik yang cepat dan mudah diakses masyarakat, penegakan hukum yang berkeadilan dan profesional, pengawasan berbasis risiko guna meminimalisir penyalahgunaan wewenang, serta akuntabilitas anggaran yang transparan dan tepat sasaran.
Komitmen untuk menutup rapat-rapat jalur "titipan" tentu menjadi angin segar sekaligus hal yang paling dinantikan oleh masyarakat luas. Harapannya, siapa pun anak bangs,tanpa memandang latar belakang, dan dapat memiliki kesempatan yang adil untuk mengabdi sebagai abdi negara.
"Rekrutmen yang bersih dari kolusi dan intervensi adalah gerbang utama melahirkan polisi yang dipercaya masyarakat."
Post a Comment