Kapolri Dan Dirjen Imigrasi Kerja Sama Perkuat Pengawasan Buronan Internasional Lewat Sistem I- GHAS 24/7

Jakarta, Jurnalis169.com - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto bersama Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko meluncurkan aplikasi Interpol Global Hit Alert System (I-GHAS 24/7) di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (5/11).

Sistem ini menghubungkan antara petugas imigrasi dengan jaringan Interpol di 196 negara anggota untuk mempercepat identifikasi buronan internasional.

Melalui sistem ini, petugas imigrasi di pintu perlintasan dapat terhubung langsung dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri untuk mengidentifikasi buronan dan pelaku kejahatan lintas negara.

Hendarsam menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai teknologi yang akurat dibutuhkan untuk memperkuat pengawasan perbatasan.

“Komitmen ini kami lakukan bersama, bagaimana kita mempunyai doktrin yang sama, berorientasi yang sama: Imigrasi untuk rakyat, polisi untuk masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Suyudi juga menyebut teknologi ini penting untuk menghadapi kejahatan transnasional, seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penyelundupan narkotika.

“Ini adalah hasil terobosan yang dilakukan secara kolaboratif antara Polri dan Imigrasi Indonesia.

Tentunya ini untuk memperkuat pengawasan buronan internasional dan juga pelaku lintas negara di pintu perlintasan Indonesia,” kata Suyudi.

I-GHAS 24/7 akan direncanakan dan dikembangkan dengan integrasi kecerdasan buatan (AI) dan data biometrik pada 2027.(6/11/2026)
Diberdayakan oleh Blogger.