Gen Z Tak Lagi Sekedar Cari Konten Hiburan di Medsos, Kini Bisa Respons Isu-isu Kebijakan Publik Dengan Cara Yang Unik

Jakarta, Jurnalis169.com - Preferensi konten generasi Z di media sosial bergeser dari konten yang bersifat hiburan ke konten yang menawarkan keahlian, edukasi, hingga penjelasan isu. Perubahan preferensi ini sejalan dengan gerakan sosial dan politik yang mereka lakukan.(6/9/2026)

Mengutip laporan riset Generation Zeitgeist 2026 (Mei 2026) yang dilakukan oleh BAMM Global, Public Policy Manager Meta untuk Indonesia Rendy Dwi Novalianto mengatakan, mayoritas gen Z saat ini cenderung mengapresiasi konten-konten yang menawarkan keahlian.

Dalam kurun waktu 2025–2026, ada kecenderungan generasi ini beralih dari konten yang hanya hiburan ke konten yang ada komponen edukasinya. Misalnya, konten seputar tutorial, tips, dan berbagi penjelasan atas isu/topik tertentu. 

Riset Generation Zeitgeist 2026 dikerjakan oleh BAMM Global, tetapi atas komisi dari Meta. Riset ini dilakukan pada triwulan I-2026, menyasar 9.914 orang pengguna di delapan negara (Brasil, Jerman, India, Jepang, Meksiko, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat). Riset ini menyasar generasi Z, milenial, X, dan baby boomers.

Kecenderungan seperti itu terlihat dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Namun, jika diamati pada tahun-tahun ke belakang, kecenderungan seperti itu ternyata konsisten. Pengguna generasi Z semakin memiliki ketertarikan mempelajari hal-hal baru dan menyukai topik-topik keseharian yang relevan dengan kehidupan mereka.
Diberdayakan oleh Blogger.