Pengasuh Ponpes Daarul Rahman KH Syukron Ma'mun Dikabarkan Telah Meninggal Dunia

Jakarta, Jurnalis169.com - Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman, KH Syukron Ma’mun, dikabarkan telah meninggal dunia pada Minggu (18/10) pagi di usia 84 tahun. 

Kabar duka tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Ponpes Daarul Rahman. Syukron dikenal sebagai ulama dan mubalig yang berdakwah di berbagai wilayah Indonesia hingga sejumlah negara.⁠
⁠
Sekjen DPP PPP periode 2011–2014 sekaligus Ketua Umum DPP PPP periode 2014-2019, M. Romahurmuziy, menyebut Syukron wafat saat dalam perjalanan dari kediamannya menuju Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta, sekitar pukul 09.00 WIB. Selain mengasuh pesantren, Syukron dikenal aktif berdakwah di Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.⁠
⁠
Syukron lahir di Sampang, Madura, pada 21 Desember 1941. Ia menempuh pendidikan agama di Madrasah Miftahul Ulum, Pondok Pesantren Sidogiri, dan Pondok Modern Darussalam Gontor. Setelah melanjutkan pendidikan di Institut Pendidikan Darussalam Gontor sekitar 1966, ia mulai memperluas aktivitas dakwahnya ke berbagai daerah.⁠
⁠
Ia kemudian dikenal dengan julukan “Singa Podium” karena kiprahnya sebagai mubalig. Sekitar 1975, Syukron mendirikan Pondok Pesantren Daarul Rahman setelah sebelumnya menjabat sebagai direktur Pondok Pesantren Daarul Ma’arif. Pesantren tersebut berkembang dengan pusat kegiatan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, serta sejumlah cabang di wilayah Bogor.⁠
⁠
Selain berdakwah dan mengelola pesantren, Syukron menulis sejumlah buku tentang pemikiran Islam, di antaranya Risalah Pemantapan ASWAJA (1988), Riba dan Bank (1995), serta Apakah Bid’ah Itu? (2007). Ia juga aktif dalam organisasi keagamaan dan politik, termasuk pernah memimpin Forum Ulama dan Habaib serta menjadi Dewan Penasihat PPP.⁠
Diberdayakan oleh Blogger.